Teknik Mesin

MAINTENANCEBy : Syamarianto (rhyan_choe)

Pengertian MaintenanceMaintenance jika diartikan dalam bahasa Indonesia merupakan pemeliharaan. Namunsampai waktu ini masih poly orang yg meganggap maintenance itu adalahperawatan. Karena poly yang menganggap perawatan dengan pemeliharaan itusama, tetapi dalam kenyataannya sangatlah berbedah antara perawatan danpemeliharaan.Perbedaan Antara Pemeliharaan & Perawatan.Pemeliharaan & perawatan tidaklah sama, dimana pengertian berdasarkan pemeliharaanyaitu tindakan yg dilakukan terhadap suatu indera atau produk agar produktersebut nir mengalami kerusakan, tindakan yg dilakukan yaitu meliputipenyetelan, pelumasan, pengecekan pelumas & penggantian spart-spart yangtidak layak lagi. Sedangkan pengertian perawatan yaitu suatu tindakan perbaikanyang dilakukan terhadap suatu indera yg sudah mengalami kerusakan agar alattersebut bisa digunakan pulang. Kesimpulannya yaitu pemeliharaan dilakukansebelum suatu indera/produk mengalami kerusakan dan mencegah terjadinyakerusakan, sedangkan perawatan yaitu dilakukan setelah suatu indera mengalamikerusakan(pemugaran).

Macam-Macam Pemeliharaan1. Preventive MaintenancePreventive Maintenance adalah tindakan pemeliharaan yang berkala & terpola.Hal ini dilakukan buat mengantisipasi kasus-perkara yang bisa mengakibatkankerusakan dalam komponen/alat & menjaganya selalu permanen normal selama dalamoperasi.Contoh pekerjaan tadi merupakan:Melakukan pengecekan terhadap pendeteksi indikator tekanan dan temperatur, ataualat pendeteksi indikator lainnya. apakah telah sinkron hasilnya buat kondisinormal kerja suatu indera. Membersihkan kotoran-kotoran yg menempel padaalat/produk (debu, tanah maupun bekas minyak), Mengikat baut-baut yang kendor ,Pengecekan kondisi pelumasan.Perbaikan/membarui gasket dalam sambungan-sambungan flange yang bocor ataurusak.

2. Predictive MaintenancePredictive Maintenance adalah perawatan yg bersifat prediksi, pada halini adalah penilaian berdasarkan perawatan bersiklus (Preventive Maintenance).Pendeteksian ini dapat dinilai menurut indikaktor-indikator yg terpasang padainstalasi suatu indera dan pula dapat melakukan pengecekan vibrasi dan alignmentuntuk menambah data & tindakan perbaikan selanjutnya.

3. Breakdown MaintenanceBreakdown Maintenance merupakan pemugaran yg dilakukan tanpa adanya rencanaterlebih dahulu. Dimana kerusakan terjadi secara mendadak dalam suatualat/produk yg sedang beroperasi, yang menyebabkan kerusakan bahkan hinggaalat nir bisa beroperasi. Contoh kerusakan tesebut dalam pompa adalah:Rusaknya bantalan lantaran kegagalan pada pelumasanTerlepasnya couple penghubung antara poros pompa dan poros penggeraknya akibatkurang kencangnya baut-baut yang tersambung. Macetnya impeller lantaran terganjalbenda asing.

4. Corrective MaintenanceCorrective Maintenance adalah pemeliharaan yang sudah direncanakan, yangdidasarkan dalam kelayakan saat operasi yang telah ditentukan dalam bukupetunjuk alat tadi. Pemeliharaan ini adalah ”general overhaul” yangmeliputi inspeksi, perbaikan & penggantian terhadap setiap bagian-bagianalat yg nir layak gunakan lagi, baik karena rusak juga batas maksimum waktuoperasi yg telah dipengaruhi.

Dalam menentukan kebijaksanaan maintenance, umumnya terdapat dua jenismaintenance, yaitu menjadi berikut.

Planned (preventive) maintenance.Breakdown (corrective) maintenance

Preventif MaintananceKegiatan preventive maintenance bertujuan buat mengurangi kemungkinan cepatrusak dan kondisi mesin selalu slap gunakan. Caranya adalah sebagai berikut.Patrol/Regular Preventive Maintenance InspectionKegiatan maintenance yang dilaksanakan dengan cara menilik setiap bagianmesin secara berpatroli & berurutan sinkron dengan schedule.Major Overhaul (turun mesin)Kegiatan maintenance yang dilaksanakan dengan mengadakan pembongkaranmenyelurah dan penelitian terhadap mesin, serta melakukan penggantian sukucadang yang sesuai dengan spesifikasinya. Untuk memudahkan melaksanakan maintenance maka aktivitas maintenance yangdilakukan sebaiknya berdasarkan:Sistem work order atau work order system merupakan aktivitas maintenance yangdilaksanakan dari pesanan dari bagian produksi juga menurut bagian-bagianlain.Check list system adalah daftar atau schedule yang sudah dibentuk untukmelakukan kegiatan maintenance menggunakan cara inspeksi terhadap setiap mesinsecara berkala.Rencana kerja triwulan, yaitu kegiatan maintenance yang dilaksanakanberdasarkan pengalaman atau dari catatan sejarah mesin, misalnya kapansuatu mesin harus dirawat atau diperbaiki.Work order atau Surat perintah memuat tentang:apa yg wajibdikedakan;siapa yg menger akandanbertanggungjawab,indera-alat yg dibutuhkan dan macamnya;waktu yg diharapkan buat menger akan pekedaan pemeliharaan tersebut dankapan ketika penyelesaiannya.Preventive maintenance bertujuan supaya hal-hal berikut terjamin.a) Keamanan mesin & operator (tenaga maintenance).b) Kelancaran mesin.c) Mutu produksi.d) Kebersihan mesin dan lingkungan sekitarnya.Keempat hal tersebut bermuara dalam mutu produk yang primer sinkron planning.a. Keamanan Mesin dan Operator (nnaga Maintenance)Untuk setiap mesin yg masih ada di pada pabrik telah ada ketentuan mengenaikarakteristik mesin tadi.Misalnya: temperatur air, angin, dan oli tidak boleh melebihi standar yangsudah ditentukan. Untuk operator harus memperhatikan alat-alat pengaman yangterdapat pada dalam setiap mesin

b. Kelancaran MesinPemberian minyak pelumas secara teratur & inspeksi mesin sert4peralatannya secara berkala, bertujuan agar bisa menj aga kelancaran mesinsehingga proses produksi dapat ber alan lancar.Untuk setiap mesin yg ada telah dipasang suatu alai kontrol buat mengetahuikeadaan minyak pelumas wajibditambah. Penggantian minyak pelumas dilakukanberdasarkan j am kerja mesin atau hasil analisis minyakpada laboratorium

c. Mutu ProduksiMenjaga mutu produksi bertujuan buat selalu bisa memenuhi standar mutu utamadengan menekan taraf kerusakan produk serendah mungkin. Hal ini dilakukandengan cara mempertahankan taraf produktivitas kerja dan selalu memenuhispesifikasi kerja yang telah dipengaruhi serta ketelitian dan kecermatan yangdidukung oleh tekad dan kemauan kerja yg tinggi. Untuk mencapai mutu produksitersebut bagian maintenance akan menjaga agar pabrik tetap dapat beroperasisecara efisien dengan menghindari (mengurangi) hambatan sekecil mungkinsehingga produk dapat diserahkan pada langganan sempurna dalam waktunya (deliverydate yang tepat). Untuk setiap mesin dibentuk suatu hasil persentase kerusakan.Misalnya, buat kerusakan produk pada bagianfinishing adalah 10% berdasarkan 60% yangditargetkan(target).