Mesin Perontok Padi

Puja & puji syukur penulis panjatkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa lantaran atas berkat rahmat dia penulis dapat menuntaskan paper menggunakan judul “Inovasi Keteknikan Pertanian Mesin Perontok Padi (Thresher)” ini sesuai menggunakan waktu yg diberikan.

Penulisan paper ini bertujuan buat memberikan berita pada pembaca mengenai Inovasi Teknik Pertanian khususnya Mesin Perontok Padi (Thresher) agar bisa mempermudah pekerjaan pada bidang pertanian.

Pada kesempatan yang berbahagia ini penulis ingin mengucapkan poly terimakasih kepada :Ibu & Bapak tercinta selaku orang tua yang telah menaruh banyak waktu & tempat kepada penulis buat merampungkan paper ini.Dosen yang menjadi pengampu mata kuliah Pengantar Teknologi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian.Beserta teman sahabat sekalian yg telah memberi masukan-masukan dalam pembuatan paper ini.

Penulis menyadari paper ini masih jauh menurut istilah sempurna sebagai akibatnya buat itu masukan, saran, juga kritik yang membentuk dari para pembaca sekalian sangat penulis harapkan. Akhir istilah semoga paper ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.

Kata Pengantar…………………………………………………………………………………… i

Daftar Isi………………………………………………………………………………………….. ii

Daftar Gambar………………………………………………………………………………….. iii

Daftar Tabel……………………………………………………………………………………… iv

BAB I Pendahuluan…………………………………………………………………………… 1

1.1 Latar Belakang…………………………………………………………………….. 1

1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………………… 1

1.3 Tujuan………………………………………………………………………………… 1

1.4 Manfaat………………………………………………………………………………. 2

BAB II Pembahasan…………………………………………………………………………… 3

dua.1 Pembahasan…………………………………………………………………………. 3

BAB III Penutup……………………………………………………………………………… 12

tiga.1 Kesimpulan……………………………………………………………………….. 12

tiga.2 Saran………………………………………………………………………………… 12

Daftar Pustaka…………………………………………………………………………………. 13

Gambar 1.1 Perontok padi sederhana……………………………………………………. 4

Gambar 1.dua Mesin perontok padi diesel………………………………………………… 4

Gambar 1.tiga Mesin perontok/pemanen padi modern………………………………… 5

Gambar 1.4 Agrindo Model :TPA 1000-MG…………………………………………. 8

Gambar 1.lima Mesin Perontok Multiguna Agrowindo……………………………….. 8

Gambar 1.6 Pedal Thresher.………………………………………………………………. 11

Gambar 1.7 Power Thresher……………………………………………………………… 11

Tabel 1.1 Spesifikasi AGRINDO Model :TPA 1000-MG ………………………. 6

PENDAHULUANLatar Belakang

Kegiatan perontokan biji-bijian khususnya padi dilakukan setelah aktivitas panen (memotong tegakan batang flora padi memakai perkakas sabit atau mesin reaper).

Kegiatan perontokan ini bisa dilakukan secara tradisional (manual).   Seacara tradisional aktivitas perontokan akan membuat susut tercecer yg relatif besar , mutu yang kurang baik akibat busuk tak sempat terontok, dan membutuhkan energi yang cukup melelahkan. Selain itu juga membutuhkan waktu yg relatif usang, jadi kurang efisien.

Pada dewasa ini telah mulai bermunculan penemuan-penemuan baru dalam bidang keteknikan pertanian buat mempermudah aktivitas dalam pertanian, misalnya contohnya mesin perontok.

Mesin perontok didesain untuk bisa memperbesar kapasitas kerja & meningkatkan effisiensi kerja sebagai akibatnya akan diperoleh mutu hasil yg baik & susut tercecer yg mini.   Bermacam-macam jenis & merk mesin perontok padi dapat dijumpai di Indonesia, mulai berdasarkan yang memiliki kapasitas kecil, sedang, sampai kapasitas besar(mobile).

Maka dari itu penulis akan memaparkan materi mengenai mesin perontok ini guna memberi fakta dan masukkan pada melakukan aktivitas pertanian agar menjadi lebih gampang.Rumusan Masalah

Adapun rumusan perkara dari karya tulis ini antara lain :Apakah yg dimaksud dengan mesin perontok padi?Bagaimana sejarah terciptanya dan perkembangan mesin perontok padi?Apa saja spesifikasi dari mesin perontok padi?Apa saja kelemahan dan keunggulan menurut mesin perontok padi?Bagaimana cara kerja dari indera mesin perontok padi?Apa saja perbedaan berdasarkan mesin perontok padi secara pedal threser (semi mekanis) dan mesin perontok padi secara mekanis?Tujuan

Adapun tujuan berdasarkan pembuatan paper ini diantaranya adalah :Untuk mengetahui pengertian berdasarkan mesin perontok padi.Untuk mengetahui sejarah berdasarkan terciptanya mesin perontok padi.Untuk mengetahui spesifikasi yang masih ada pada mesin perontok padi.Untuk mengetahui kelemahan & keunggulan berdasarkan mesin perontok padi.Untuk mengetahui cara kerja menurut mesin perontok padi.Untuk mengetahui disparitas dari mesin perontok padi secara pedal

threser (semi mekanis) dan mesin perontok padi secara mekanis.Manfaat

Adapun manfaat dari pembuatan paper “Mesin Perontok Padi (Threshing)” ini adalah sebagai suatu media warta bagi mahasiswa buat mengetahui penemuan keteknikan pertanian sekaligus sebagai pemenuhan tugas pada mata kuliah Pengantar Teknologi Pertanian.

dua.1 PembahasanMesin Perontok Padi (Thresher)

Thresher adalah alat perontok benih padi. Perontokan adalah bagian integral dari proses penanganan pasca panen padi, dimana padi yang sudah layak dipanen dirontokkan buat memisahkan bulir-bulir padi jeraminya. Prinsip kerja thresher ini merupakan dengan memukul bagian tangkai padi (jerami) sebagai akibatnya bulir-bulir terlepas. Dalam mempersiapkan banyak hasil tanamanbuat dipasarkan, biji-biji perlu dipisahkan berdasarkan tangkai tempat tumbuhnya. Semua tanamanpadi-padian menggunakan biji yg kecil, biji wajibdipipil dari tongkolnya, kacang tanah wajibdirontokkan atau dipetik dari batangnya, & biji kapas harus dipisahkan berdasarkan rambutnya. Untuk memisahkan biji menurut bahan pengikatnya dalam aneka macam tumbuhan diharapkan jenis mesin yg berbeda-beda.. Adapun besarnya daya threser yg di butuhkan dalam perontokan padi di pengaruhi oleh berukuran. Variable-variable lain yg menghipnotis misalnya berat gabah, tingkat kemasakan, kadar air dan varietas padi. Besarnya daya threshers (mesin perontok benih padi) yang diperlukan pada proses perontokan padi ditentukan oleh ukuran, bentuk dan stuktur jaringan pada bulir-bulir yang akan dirontokkan. Mekanisme perontokan padi yg memisahkan gabah menggunakan tangkainya terutama terdiri atas selinder yang berputar & cekungan-cekungan. Suatu penyalur pemukul umumnya ditempatkan didepan silinder & ujung atas dari penyalur pengangkat buat membantu penyaluran pada pemasakan bulir-bulir ke prosedur perontokan. Gabah akan dipisahkan dari batangnya atau jerami melalui blower yg menghasilkan angin. Angin ini sanggup menjadikan suatu daya buat dapat memisahkan antara padi & jerami. Padi yg penuh isinya akan dimuntahkan dibawah thresher dan jerami serta gabah yg kosong akan dipisah menurut gabah yg diisi. Alat pengatur buat pengubah kecepatan (Rpm) yg disesuaikan dengan jenis padi.Sejarah perkembangan Mesin Perontok PadiTeriptanya mesin perontok padi

Mesin Perontok Padi merupakan sebuha mesin yang dipakai buat merontokkan padi. Mesin ini dipakai buat membantu pekerjaan petani dalam merontokkan padi buat memperoleh gabah, dulu petani merontokkan padi menggunakan cara yg konvensional atau sederhana, yaitu dengan menggeblokkan padi ke geblokkan padi yg berasal menurut papan kayu & bambu yang disusun seperti segitiga sembarang.

Berikut ini adalah perontok padi sederhana, alat ini dapat dibentuk dengan menggabungkan papan kayu menggunakan bambu yang disusun sedemikian rupa misalnya gambar :

Gambar 1.1 Perontok padi sederhana