Mesin Frais

Setelah menyelidiki topik ini, mahasiswa diperlukan mampuMenyebutkan defenisi mesin fraisMenyebutkan jenis pekerjaan yang dapat dilakukan menggunakan mesin fraisMenyebutkan jenis-jenis mesin fraisMenyebutkan dan menjelaskan kegunaan pisau mesin fraisMenyebutkan macam-macam pemegang pisau mesin fraisMenyebutkan defenisi dan kegunaan dividing headMenjelaskan prinsip gerakan mesin fraisMenjelaskan teknik pengefraisanMenjelaskan arah gerakan mutilasi pisau fraisMenjelaskan kecepatan potong dan pemakanan pisau mesin frais

Mesin frais merupakan homogen mesin perkakas untuk mengerjakan peralatan mesin berdasarkan logam menggunakan gerakan utama alat potongnya berputar.

Jenis pekerjaan yang dapat dikerjakan menggunakan mesin frais merupakan:Permukaan rata dan datarPermukaan siku & sejajarPermukaan bersudutBeralur & berbentukRoda gigiBenda-benda persegi

Adalah mesin frais yg poros utamanya sebagai pemutar & pemegang indera pangkas pada posisi mendatar.

Gambar 41. Mesin Frais Horizontal

Mesin ini termasuk type knee, namum bentuknya sama menggunakan mesin frais universal. Biasanya digunakan untuk mengerjakan permukaan datar dan alur. Type lain dari mesin ini merupakan mesin frais type bed. Type bed ini lebih kuat karena meja mesin ditahan sepenuhnya sang sadel yg terpasang pada lantai.

Adalah mesin frais menggunakan poros primer menjadi pemutar dengan pemegang alat potong menggunakan posisi tegak.

Gambar 42. Mesin Frais Vertikal

Poros utama mesin frais tegak pada pesang pada kepala tegak (vertical head spindle). Posisi kepala ini bisa dimiringkan kearah kiri atau kanan aporisma 600. Biasanya mesin ini bisa mengerjakan bagian atas bersudut, datar, beralur, melobang dan dapat mengerjakan permukaan melingkar atau bundar .

Adalah mesin yg dalam dasarnya campuran dari mesin frais horizontal & mesin frais vertikal.mesin ini bisa mengerjakan pekerjaan pengefraisan muka, datar, spiral, roda gigi, pengeboran dan reamer serta pembuatan alur luar dan alur dalam. Untuk melaksanakan pekerjaannya mesin frais dilengkapi menggunakan peralatan yg mudah digeser, diganti & dipindahkan. Peralatan tambahan etrsebut berupa meja siku (fixed angular table), meja miring (inclinable universal table), meja putar (rotery table) & ketua spindel tegak (vertical head spindel).

Gambar 43. Mesin Frais Universal

Digunakan buat mengefrais permukaan datar benda kerja menggunakan memakai mesin frias horizontal. Dalam pemakaiannya pisau frais ini masih ada tiga type yaitu type H buat baja keras, type N buat baja sedang (normal) dan type W buat baja lunak.

Pisau ini memiliki dua arah sisi mutilasi yaitu sisi muka & sisi samping. Pisau ini dipakai buat menfrais bagian atas mendatar & tegak benda kerja dengan menggunakan mesin frais vertikal.

Disebut juga menggunakan pisau frais celah (slotting cutter). Gunanya buat membuat alur atau celah dengan memakai mesin frais horizontal.

Gambar 50. Pisau FraisAlur Sisi &  Muka

Disebut juga dengan pisau belah (slitting cutter). Digunakan buat membelah atau memotong benda kerja & membuat alur.

Disebut juga dengan form milling cutter. Digunakan buat  membangun permukaan benda kerja.

Gambar 52. Pisau Frais Pembentuk

Digunakan buat membuat roda gigi. Pisau ini terdapat dua jenis berukuran, yaitu sistem modul buat berukuran mm & sistem DP (diameter Pitch) untuk ukuran inchi.

Gambar 53. Pisau Frais Roda Gigi

Digunakan buat membuat bagian atas bersudut. Pisau ini terdapat 2 macam, yaitu pisau frais bersudut tunggal & pisau frais bersudut ganda.

Disebut pula dengan end mill cutter, dipakai buat menciptakan alur, pembesaran lobang & pembuatan permukaan bertingkat. Mata pisau terdapat pada bagian muka dan bagian samping.

Pisau Frais Alur T dan Alur Bersudut

Pisau frais alur T memiliki mata pemotong pada bagian muka, belakang dan samping. Pisau alur bersudut digunakan buat menciptakan alur berbentuk sudut. Mata potong pisau masih ada dalam bagian depan dan sampingnya. Pisau alur bersudut terdapat pada 2 bentuk, yaitu pisau alur bersudut tumpul dan pisau alur bersudut lancip.

Gambar 56. Pisau Frais Alur T & Pisau Frais Alur Bersudut

Digunakan untuk memegang pisau frais muka. Adaptor dibagi 2 macam, yaitu adaptor dengan pasak memanjang, dipakai buat memegang pisau frais muka ukuran besaryang memiliki alur pasak pengikat dan adaptor menggunakan pasak melintang digunakan buat memegang pisau frais muka berukuran mini.

Digunakan untuk memegang pisau frais jari atau pisau frais alur yang bertangkai silendris. Ada 2 jenis koled, yaitu koled bikonikal, digunakan buat memegang pisau frais silendris tanpa ulir & koled W digunakan buat memegang pisau frais silendris berulir.

Digunakan buat memegang pisau frais jari atau alur ukuran besaryang bertangkai konis/tirus. Sarung arbor dipakai buat mengunci pisau frais & mur pengunci gunanya buat mengunci pisau frais dan sarung arbor.

Dalam pemakaiannya perlu diketahui 2 unsur primer dari arbor, yaitu berukuran arbor & jenis ulirnya. Ada 2 jenis ukuran arbor yaitu arbor type A, merupakan arbor yang ukuran pendek, tidak perlu didukung & nir melentur pada saat pemakaiannya. Arbor type B, merupakan arbor yg berukuran panjang, perlu didukung dibagian ujungnya dikarenakan ukurannya panjang & gampang melentur pada saat pemakaiannya. Sedangkan jenis ulir arbor adalah ulir kiri dan ulir kanan.

Digunakan buat mendapatkan pembagian jarak yg sama antara masing-masing. Pada kepala pembagi terdapat dua komponen, yaitu komponen primer, terdiri berdasarkan komponen yg melaksanakan pembagian dan komponen pendukung terdiri berdasarkan ketua tanggal dan roda gigi.

Bagian unit utama ketua pembagi dilengkapi menggunakan piring pembagi yg berlobang dan engkol pembagi yang berafiliasi eksklusif menggunakan poros ulir cacing yang sekaligus memutar cekam benda kerja menggunakan perantaraan roda gigi cacing. Jumlah gigi roda gigi cacing merupakan 40 butir. Perbandingan putaran engkol pembagi menggunakan putaran roda gigi cacing (poros pemegang benda kerja) adalah 40 : 1. ialah jika 40 kali putaran engkol piring pembagi diputar, maka poros roda gigi cacing akan berputar 1 kali putaran penuh.

Gambar 62. Mekanik Dividing Head

Gerakan mutilasi terjadi saat alat pangkas berputar yang diikuti menggunakan gerakan pemakanan dan gerakan pengikat benda kerja. Gerakan berputar disebut jua dengan gerakan utama yaitu gerakan berputar alat pangkas sambil memotong benda kerja. Gerakan pemakanan merupakan gerakan alat potong sepanjang wilayah mutilasi. Gerakan pemakanan berbentuk lurus dan melingkar. Gerakan pengikatan merupakan gerakan menekan benda kerja dan alat pangkas yang memungkinkan sisi potong dapat dengan gampang memotong benda kerja.

Teknik pengefraisan tergantung berdasarkan jenis mesin frais dan posisi alat pangkas (pisau frais terhadap bidang kerja). Berdasarkan hal tersebut ada 2 macam teknik pengefraisan, yaitu:Pengefraisan Sisi

Sisi mata pangkas sejajar dengan bagian atas bidang benda kerja. Teknik pengefraisan ini memakai mesin frais datar.Pengefraisan Muka

Sisi mata potong tegak lurus terhadap bidang bagian atas benda kerja. Pisau frais memiliki mata potong sisi & muka yang keduanya bisa melakukan mutilasi secara bersamaan. Pengefraisan ini memakai mesin frais tegak.

Arah gerakan pemotongan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu arah pemotongan searah menggunakan gerakan maju benda kerja & arah gerakan mutilasi berlawanan dengan arah gerakan maju benda kerja.

apabila putaran pisau frais searah menggunakan gerakan benda kerja, metoda pengefraisan ini dianggap jua menggunakan pengefraisan mutilasi searah. Tiap-tiap mata pangkas memotong mulai berdasarkan permukaan luar menyayat ke dalam & berakhir pada batas kedalaman mutilasi. Gaya mutilasi cenderung menarik benda searah dengan arah gerakan pisau frais. Akibatnya laju gerakan meja nir teratur akibat adanya gaya tarikan gaya pemotongan pisau frais.Gaya mutilasi terbesar terjadi pada saat awal mutilasi.