Mesin Bubut

Penggolongan Mesin BubutA. Pembubut Kecepatan     1. Pengerjaan Kayu     2. Pemusingan Logam     tiga. Pemolesan B. Pembubut Mesin     1. Penggerak puli kerucut bertingkat    2. Penggerak roda gigi tangan     3. Penggerak kecepatan C. Pembubut Bangku D. Pembubut Ruang Perkakas E. Pembuat kegunaan Khusus F. Pembubut Turet   1. Horisontal       a. Jenis ram      b. Jenis sadel   2. Vertikal      a. Stasiun tunggal      b. Stasiun poly    3. OtomatisG. Pembubut OtomatisH. Mesin Ulir Otomatis    1. Spindel Tunggal    dua. Spindel Banyak I. Fris Pengebor Vertikal

Konstruksi Mesin BubutGambar 2. Pembubut mesin tugas berat

Pada gambar 2. diperlihatkan nama-namabagian atau komponen yg umum menurut mesin bubut. Jenis ini mempunyaikepala tetap berisi roda gigi & menerima daya dari motor yangdisambungkan dengan sabuk V.Pengendali dalam kepala tetap mampu mengatur kecepatan hingga 27 variasi kecepatan.Ekor permanen sanggup distel sepanjang bangku buat menampung panjang stokyang berbeda-beda. Pergerakannya diatur dengan penyetel roda dandilengkapi dengan ulir pengencang pada dasarnya buat menyetel kelurusandan buat pembubutan tirus.

Sekruppengarah merupakan poros panjang berulir yang terletak relatif dibawah dansejajar dengan bangku, memanjang dari kepala permanen sampai ekor permanen.Dihubungkan dengan roda gigi dalam ketua tetap & putarannya bisadibalik. Dipasang ke kereta luncur dan sanggup dipasang atau dilepas darikereta luncur selama operasi. Ulir pengarah hanya buat menciptakan ulirsaja dan mampu dilepas jikalau tidak digunakan.Batang hantaran terletak dibawah ulir pengarah yg berfungsi untukmenyalurkan daya dari kotak pengubah cepat (quick change box) untukmenggerakkan mekanisme apron dalam arah melintang atau memanjang.Kereta luncur terdiri berdasarkan perletakan beragam, sadel pahat dan apron.Konstruksinya kaku karena harus menyangga dan memandu pahat pemotong.Dilengkapi menggunakan 2 hantaran tangan buat memandu pahat dalam arahmenyilang. Roda tangan yg atas mengendalikan gerakan perletakanmajemuk & roda tangan dibawah buat menggerakkan kereta luncursepanjang landasan.Apron yg terletak pada kereta luncur berisi kendali, roda gigi danmekanisme lain buat menghantar kereta luncur baik dengan tangan ataudengan daya.Ukuran Mesin cabut dinyatakan dalam diameter benda kerja yg dapatdiputar, sehingga sebuah mesin bubut 400 mm memiliki arti mesin bisamengerjakan benda kerja hingga diameter 400 mm. Ukuran ke 2 yangdiperlukan menurut sebuah mesin cabut adalah panjang benda kerja. Beberapapabrik menyatakan dalam panjang maksimum benda kerja diantara keduapusat mesin bubut, sedangkan sebagaian pabrik lain menyatakan dalampanjang bangku.Ada beberapa variasi dalam jenis mesin bubut dan variasi pada desainnyatersebut tergantung dalam jenis produksi atau jenis benda kerja.Pembubut Kecepatan (speed lathe) merupakan mesin bubut yg mempunyaikonstruksi sederhana dan terdiri dari bangku, kepala tetap, ekor tetapdan peluncur yang dapat distel buat mendukung pahat. Digunakan untukpemahatan tangan dan kerja ringan maka cabut dioperasikan pada kecepatantinggi. Mesin jenis ini umumnya digunakan buat membubut kayu, atauuntuk membuat sentra pada silinder logam sebelum dikerjakan lebih lanjutoleh mesin cabut mesin.Pembubut mesin. Mendapatkan namanya menurut mesin cabut pertama /lamayangdigerakkan sang mesin sesudah sebelumnya digerakkan dengan sabuk atas(overhead belt). Yang membedakannya dari bubut kecepatan adalah tambahanuntuk pengendalian kecepatan spindel & buat penyanggaan danpengendalian hantaran pahat permanen. Kepala tetap dilengkapi dengan pulikerucut empat tingkat yang menyediakan empat kisaran kecepatan spindeljika dihubungkan ke poros motor. Sebagai tambahan mesin ini dilengkapidengan roda gigi belakang yg bila dihubungkan dengan puli kerucut akanmemberikan tambahan empat variasi kecepatan.Pembubut bangku merupakan mesin cabut miniyang terpasang dalam bangkukerja. Disainnya mempunyai kesamaan menggunakan mesin cabut kecepatan ataumesin hanya berbeda pada ukuran dan pemasangannya. Dibuat buat bendakecil & memiliki kapasitas ayunan maksimum sebanyak 250 mm pada pelatmuka.Pembubut Ruang Perkakas merupakan mesin cabut buat pembuatan perkakaskecil, alat ukur, die dan komponen presisi lainnya. Mesin ini dilengkapidengan segala perlengkapan yg diharapkan buat menciptakan pekerjaanperkakas yang teliti.

Operasi BubutOperasi dalam mesin bubut terdapat beraneka ragam : • pembubutan • pengeboran • pengerjaan tepi • penguliran • pembubutan tirus • Penggurdian • Meluaskan lubang

Pembubutan SilindrisBenda disangga diantara kedua pusatnya. Hal ini ditunjukkan dalam gambar 3A.Gambar tiga. Operasi pembubut, A. Pahat mata tunggal dalam operasi pembubutan, B. Memotong tepi

Pengerjaan Tepi (Facing)Pengerjaan tepi adalah jika bagian atas harus dipotong dalam pembubut.Benda kerja umumnya dipegang pada plat muka atau pada pencekam sepertigambar 3B. Tetapi sanggup pula pengerjaan tepi dilakukan dengan bendakerja diantara kedua pusatnya. Lantaran pemotongan tegak lurus terhadapsumbu putaran maka kereta luncur harus dikunci pada bangku pembubutuntuk mencegah gerakan aksial.Pembubutan TirusTerdapat beberapa baku ketirusan1 dalam praktek komersial. Penggolongan berikut yang umum dipakai :1. Tirus Morse. Banyak dipakai buat tangkai gurdi, leher, dan pusat pembubut. Ketirusannya adalah   0,0502 mm/mm (lima,02%).dua. Tirus Brown dan Sharp. Terutama digunakan dalam memfris spindel mesin : 0,0417 mm/mm (4,166%).tiga. Tirus Jarno & Reed. Digunakan sang beberapa pabrik pembubut danperlengkapan penggurdi mini. Semua sistem memiliki ketirusan 0,0500mm/mm (5,000%), tetapi diameternya tidak sinkron.4. Pena tirus. Digunakan menjadi pengunci. Ketirusannya 0,0208 mm/mm (2,083%).

Ketirusan luar yang teliti dapat dipotong pada sebuah pembubut pada beberapa cara :

1. Mesin kendali numeris yang bisa memotong kerucut sebagai hal yg biasa.dua. Dengan perlengkapan membubut tirus. Perlengkapan yang diperlihatkanpada gambar 4. dibautkan dalam punggung mesin bubut dan mempunyai batangpemandu yg bisa dikunci pada sudut atau ketirusan yang diinginkan.Ketika kereta luncur bergerak sebuah peluncur diatas btg pahatbergerak masuk dan keluar, sesuai dengan penguncian menurut batang.3. Perletakan majemuk dalam kereta luncur cabut misalnya diperlihatkanpada gambar lima. mempunyai dasar bundar& dapat diputar ke sembarangsudut yang diinginkan dari benda kerja. Pahat kemudian dihantarkankedalam benda kerja menggunakan tangan. Metode ini buat ketirusan pendek.

 4. Penguncian pusat ekor tetap yang digeser. Gambar 6. memperlihatkanmetode ini. Kalau ekor tetap digeser secara horisontal berdasarkan sumbusebesar 6,4 mm buat btg silinder sepanjang 305 mm, akan diperolehketirusan 0,0416 mm/mm (4,16%). Jadi ketirusan jua ditentukan olehpanjang silinder yang dibubut.

Biasanya pembuatan ulir menggunakan mesin cabut dilakukan bila hanyasedikit ulir yang wajibdibentuk atau dibentuk bentuk khusus. Bentuk ulirdidapatkan menggunakan menggerinda pahat menjadi bentuk yang sinkron denganmenggunakan gage atau plat pola. Gambar 7. memberitahuakn sebuah pahatuntuk memotong ulir -V 60 derjat & gage yang dipakai buat memeriksasudut pahat. Gage ini dianggap gage senter sebab pula sanggup digunakansebagai gage penyenter mesin cabut. Pemotong berbentuk khusus sanggup jugadigunakan buat memotong ulir.

Dalam mengunci pahat buat ulir-V, terdapat dua metode hantaran pahat.Pahat dapat dihantarkan lurus kedalam benda kerja, ulir terbentuk karenaserangkaian potongan ringan misalnya dalam gambar 7A. Metode pemotonganini baik dipakai buat mutilasi besi cor atau kuningan. Metode keduaadalah dengan menghantar pahat dalam suatu sudut seperti gambar 7B dan7D. Metode ini digunakan buat menciptakan ulir pada bahan baja. Pahatdiputar sebesar 29o dan pahat dihantar ke benda kerja sebagai akibatnya seluruhpemotongan dilakukan pada sisi kiri menurut pahat.