Laporan Praktikum Pengujian Mesin Bubut

            Pujisyukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT lantaran berkat rahmat dankarunia Nya penulis bisa manyelesaikan Laporan Praktikum Proses produksidengan judul Kerja Bangku

            Laporan ini di tulis sesudah penulismelakuakan praktikum dilaboratorium proses produksi di Institut Teknologi Medandalam kesepatan ini penulis nir lupa mengucapkan terima kasih kepada:

1. Orang tua penulis yang senantiasa memberikan dukungan pada menyelesaikanlaporan ini baik moril atau pun materi

2. Bapak Ir Sutrisno selaku ketua jurusan teknik industri Institut TeknologiMedan

3. Bapak Ir. Muldani selaku kepala laboraturium proses produksi

4. Abang Zulfan Taupik selaku Asisten laboraturium proses produksi , PercobaanI “ Pembubutan “ pada Institut Teknologi Medan

5. Rekan-rekan yg telah membantu dalam menuntaskan laporan ini

Penulis menyadaribahwa laporan ini masih banyak kekurangan. Untuk itu penulis sangatmengharapkan kritik dan saran yg sifatnya mambangun demu kesempurnaan laporanini

        Demikianlahpenulisan laporan ini penulis perbuat semoga bisa bermampat pada kemudian hari.Akhir istilah penulis ucapkan terima 

                                                Medan10 November 2014

                                                        Ahmad Romadon                                                   Nim : 13202031 

KATA PENGATAR ——————————————————-

DAFTAR ISI —————————————————————–

BAB I : PENDAHULUAN————————————————

1.1.Latar Belakang———————————————

1.2.  TujuanPraktikum —————————————–

1.tiga.  MaksudPraktikum —————————————-

BAB II :   LANDASANTEORI——————————————

2.1. Proses pembubutan —————————————-

2.2.  KontruksiMesin Bubut ———————————-

2.tiga. Operasi Mesin Bubut ——————————-

dua.dua. Operasi pada mesin cabut ——————————-

dua.3.1.    Pembubutantirus  ——————————

2.tiga.dua.    Macam-macam pisau frais ——————–

dua.tiga.3.    Pemotongan Ulir ——————————–

dua.4.Penggolongan Mesin Bubut——————————

2.5.  Jenis-jenis mesin bubut ———————————–

2.lima.1.    MesinBubut Universal ————————

dua.5.dua.    Mesinbubut CNC ——————————-

2.6.Pembubutanpada mesin bubut turet——————

dua.6.1.    MesinBubut Harizontal ———————–

2.6.2.    MesinBubut Turet Vertikal ——————

dua.6.3.    Mesinbubut otomatis ————————–

BAB III GAMBAR ALAT DAN FUNGSINYA ——————–

3.1.  Gambar Alat ————————————————

tiga.1.1.    MesinBubut ————————————–

tiga.1.dua.    Mata Bor ——————————————

3.1.3.    Kunci Pas —————————————–

tiga.1.4.    PengunciKepal Tetap (spindel) ————-

tiga.1.5.    PengunciEkor Tetap (Tail stock Gull)                

tiga.1.6.    MistarGeser /Jangka Sorong —————-

3.1.7.    CentreDeill—————————————-

3.1. 8.   Bendakerja —————————————

BAB IV GAMBAR SPECIMEN DAN LANGKAH KERJA                

4.2.      LangkahKerja——————————————

4.dua.1.   SebelumPraktikum ———————————–

4.2.3.   Sesudahpraktik —————————————

lima.1. Sketsa Bendakerja —————————————-

lima.dua. Hasil Pengerjaan ——————————————-

BAB VI SUMBER KESALAHAN DALAM PENGERJAAN              

BAB VII APLIKASI TEKNIK ——————————————-

BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN —————————–

8.1. Kesimpulan ————————————————-

8.2. Saran ———————————————————-         

DAFTAR PUSTAKA ——————————————————         

TUGAS SEBELUM PRAKTIKUM————————————-

TUGAS SETELAH PRAKTIKUM————————————-  

          Dengan berkembangnya ilmu pengetahuandan teknologi yg semakin canggih kiniini, kita dituntut buat mampumengikuti perkembangan zaman. Praktek dalam pembubutan galat satunya kita harusmengerti bagaimana cara penggunaan cara kerja & proses pengerjaan pada mesinbubut. Lantaran mesin bubut adalah mesin yg sangat penting bagi sebuah prosesproduksi.

1.2.    TujuanPraktikum

          Tujuan menurut percoban miling ini merupakan

          1. Mengetahui dan memahami prinsip kerja mesinbubut.

          2. Mengalisa benda kerja sebelum dibubut agarmendapatkan output yg baik.

          tiga. Menunjukkan kemampuan & ketelitian mesinbubut dalam melakukan pembubutan.

          4. Mengaplikasikan teori menurut praktikum ke dalamlapangan dan mengetahui cara mengaplikasikannya.

1.3.    MaksudPraktikum

          1. Memberikanmasukan bagi mahasiswa buat mengembangkan pengetahuan & keterampilan dalampemesanan bubut.

          dua. Memberikan banyak sekali ketentuan & keselamatankerja yg khususnya dalam proses bubut.

          3. Mengetahui bagian-bagian berdasarkan mesin cabut danfungsinya.

          4. Mengetahui jenis dan macam-macam mesin bubut.

          Proses pembubutan merupakan prosespermesinan buat menghasilkan bagian-bagian mesin berbentuk silindris yangdikerjakan menggunakan memakai mesin cabut. Prinsip kerjanya bisa didefenisikansebagai proses permesinan bagian atas luar benda silendris atau cabut rata:

  –   Dengan benda kerja yg berputar

  –   Dengan satu pahat bermatapotong putar (with a single point cuttingtool) .

  –   Dengangerakan pahat sejajar terhadap sumbu kerja dalam jarak tertentu sehingga akanmembuang permukkan luar benda kerja.

          Prosesbubut bagian atas (surface tunning)merupakan proses bubut yg identik dengan proses bubut homogen, tetapi arah gerakanpermukaan tegak lurus menggunakan sumbu benda kerja. Proses bubut tirus (tapertunning) sebenarnya identik menggunakan proses cabut rata diatas, hanya jalannnyapahat menciptakan sudut tertentu terhadap sumbu henda kerja.                    Demikianpula proses cabut kantar, dilakukan menggunakan cara mempariasikan kedalamam pangkas,sehingga membentuk bentuk yang diinginkan. Walaupun proses bubut secarakhusus menggunakan pahat bermata pangkas tunggal, namun proses cabut bermatapotong jamak tetap termasuk proses bubut juga. Karena dalam dasarnya setiappahat bekerja sendiri-sendiri. Sementara itu proses pengaturan (setting)pahatnya tetap dilakukan satu persatu.

          Gerakanputar berdasarkan benda kerj diklaim mobilitas potong relatif dan gerakan translasi daripahat diklaim gerakan umpan menggunakan mengatur perbandingan kecepatan rotasi bendakerja & kecepatan tranlasi pahat maka diperoleh beragam ulir denganukuran kisar yg berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menukar rodagigi tranlasi yang menghubungkan proses spindel menggunakan poros uli.

Pada gambardiatas bisa diperhatikan nama-nama bagian atau komponen yg generik berdasarkan mesinbubut. Jenis ini memiliki kepela tetap berisi roda gigi & menerima daya darimotor yg disambungkan menggunakan sabuk V. Pengendali  dalam ketua permanen disetel sepanjang bangku,buat menampung panjang stok yg tidak selaras –beda pergerakannya pada atur denganpenyetel roda & dilengkapi menggunakan ulir pengencang. Pada dasarnya buat menyetel kelurusan & buat membubut tirus  kecepatan yang dihasilkan sampai 27 variasi.

            Ukuran mesin bubut dinyatakan dalamdiameter benda kerja yg dapat berputar sehingga mesin cabut 400 m mempunyaiarti dapat mengerjakan benda kerja hingga pada diameter 400 mm. Ukuran keduayang diperlukan pada sebuah mesin cabut adalah panjang benda kerja.

            Pembubutan kecepatan merupakan mesinbubut yg memiliki kontruksi sederhana dan terdiri berdasarkan bangku, ketua tetap,ekor permanen, dan peluncur yg dapat disetel.

            Operasi yang dapat dilakukan mesinbubut terdapat beberapa jenis yg dapat dikerjakan misalnya berikut: