Laporan Mesin Drawing

LAPORAN PRAKTIKUMPEMINTALAN 2

Nama           :Aulia Tanjung Kulon

NRP            : 12010057

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL

Hasilpenelitian menggunakan memakai tracer fibre technique yang dilakukan olehbeberapa peneliti memperlihatkan bahwa :

Ø  Sebagianbesar berdasarkan serat-serat, ujung belakangnya mempunyai hook (tekukan) pada satu ataukedua ujungnya.

Ø  Hamperseparuh dari serat-serat ,ujung belakangnya mempunyai tekukan-tekukan, sedangujung depannya yang mempunyai tekukan hanya adalah sepermpatnya saja.

Ø  Secarakeseluruhannya,derajat kelurusan serat yg merupakan perbandingan antarapanjang serat dalam keadaan tertekuk (extent)dengan panjang serat dalam keadaanlurus,dalam sliver carding ini hanya 50%.

Seperti diketahui pada proses cardingterdapat 2 gerakkan  krusial yaitucarding action (gerakkan penguraian) dan Striping action (gerakkan pengelupasanatau pemindahan. Yang menggunakan jarum-jarum atau gigi-gigi yang tajam, akibatadanya pukulan-pukulan  dan penarikkantersebut, serta sifat elastic menurut serat, maka ujung-ujung serat cenderunguntuk membentuk hook (tekukan),sebagai akibatnya serat yg pada hasilkan tidaklah lurusdan sejajar kearah sumbu sliver.

Melihat seluruh yg melatar belakangi sliver yangdi hasilkan di mesin carding  belumsesuai maka bisa di tarik konflik :

1.    Terdapathook (tekukan) hasil sliver berdasarkan mesin carding sehingga, serat kurangsejajar  dalam sliver.

2.    Perluadanya mesin selanjutnya selesainya mesin carding, yg bisa meluruskan danmensejajarkan serat agar mudah untuk pada twist menjadi benang yaitu mesindrawing.

tiga.    Pencampuranserat , buat saling melengkapi kekurangan serat yg satu & yg lain. Dalamkualitas benang & pemakainnya dalam kain.

C.  Maksud & Tujuan Praktikum

1.    Mahasiswadi berikan pengetahuan mengenai mesin drawing , bagian-bagian apa saja yang adadi mesin drawing.

dua.    Mahasiswamengetahui interaksi pergerakkan antara bagian, mekanisme kerja serta menghitungputaran peralatan mesin drawing berdasarkan perbandingan roda gigi ataupunpulley yang terpasang pada mesin drawing.

3.    Melakukanperhitungan regangan nyata (actual draft) produktivitas,perubahan regangan padamesin drawing, melalui pergantian roda gigi.

Prosesselanjutnya selesainya mesin carding  padaumumnya di maksudkan untuk meluruskan dan mensejajarkan serat terlebih dahulukearah sumbu sliver, sebagai persiapan sebelum serat-serat tadi akan diregangkan & dibentuk menjadi benang dimesin pintal.

Proses pensejajaran serat ini terjadi akibadari proses drafting sang pasangan roller draft,dimana serat-serat mengalamiperegangan dan pelurusan serta migrasi sebagai akibatnya kondisinya menjadi lebih lurusdan lebih sejajar.

proses peningkatan kerataan sliver initerjadi lantaran perangkapan 6- 8 untai aliver yang kemudian di regangkan ( 6-8kali) sebagai akibatnya terjadi kompensasi (jumlah serat per penampang) diantarasliver-sliver yg di suapkan tersebut.

Proses pencampuran dilakukan denganmemvariasikan bahan standar sliver material sesuai menggunakan perbandingan yangdiingnkan. Sebagai contoh : mencampurkan sliver kapas menggunakan sliver polyester(sliver polyester 4 untai dengan sliver kapas 4 untai buat membuat benangcampuran polyester 1:1).

Dari ketiga tujuan tadi pelurusan seratdan perataan menurut hasil sangat pentin, dalam peregangan lantaran akanmempengaruhi kualitas benang yg pada hasilkan dan buat menghindari kemungkinanyang akan menyulitkan proses pintal selanjutnya. Maka menurut itu pada mesindrawing waktu ini umumnya sudah di lengkapi dengan alat-alat tembahan untukmeningkatkan kerataan sliver yang pada hasilkan dengan cara mengatur kecepatanputaran rol dalam drafting zone. Apabila materialsliver yang di suapkan memiliitingkat ketebalan yg tinggi makan putaran middle roll dan front roll akan ditingkatkan sehingga nilai draft akan meningkat dan begitupula sebaliknya.

SkemaProses Autoleveler Pada Mesin Drawing

Dalampengaturan jeda antara republika online,sebelumnya kita wajibmengidentifikasi efektif lengdalam serat, sebagai akibatnya memudahkan pada mengatur jarak rol lantaran bila tidakakan terjadi penggumpalan atau pun putus dalam serat.bila penyetelan terlalusempit akan terjadi poly serat putus atau keriting (cracking fiber) & jikaterlalu lebar akan terjadi poly serat yang mengembang diantara 2 pasang republika online(floating) sebagai akibatnya mengakibatkan ketidakrataan pada output slivernya.Terdapat faktor-faktoryang mensugesti penyetelan jeda antar rol antara lain yaitu :

1.    Panjangserat yang diolah

Sepertidiketahui setiap serat dalam bal-bal kapas memiliki panjang yang bervariasisehingga sebelumnya harus melakukan pengujian pada panjang serat,

2.    Tebaldan tipisnya sliver yang diolah

Bilasliver yang melalui pasangan rol diameternya lebih akbar,maka rol atasmempunyai kecenderungan buat bergeser naik atau lebih renggang terhadap rolbawahnya, ini berarti bahwa tekanan pembebanan terhadap serat bertambah besarserat titik atau garis jepitnya bertambah lebar juga.

Serat-seratpada sliver carding hanya mengalami sedikit pelurusan, tetapi belum bisa dikatakana lurus misalnya pada mesin combing.karena itu penyetelan jeda antar rolpada mesin drawing wajiblebih sempit menurut proses combing.

4.    Sifatserat yg diolah

Seratyang kasar & kaku lebih sulit terkontrolnya dalam serat terjadinya penarikandari dalam serat-serat halus.karenanya buat serat yg kasar penyetelannyalebih sempit.

rollogam memrlukan penyetelan yg lebih lebar menurut pada republika online umumnya lantaran titikjepitnya bertambah besar , pemilihan rol pun wajibpada perhatikan supaya tidakterjadinya gaya bentrokan (gesekkan antara republika online atas dan bawah terhadap seratsehingga terjadi bannyak serat yang putus, atau percikan barah, maka menurut itubiasanya republika online atas pada  bedakan menggunakan rolbawah, republika online atas memakai bahan karet & rol bawah logam atau besi.

Padamesin drawing masih ada beberapa peralatan stop motion yg pada pasang di daerahcreel mesin drawing yaitu:

Apabilaterdeteksi adanya sliver yg putus, maka bagian mesin yg tadinya terpisahkanoleh sliver akan menjadi bersentuhan sebagai akibatnya arus listrik akan mengenai wirestop motion & mengaktifkan micro switch yang akibatnya mesin akan berhenti beroperasi.

Terdiriatas projector dan receiver yang pada pasang lurus. Jika terdapat sliver putusmaka ujung sliver yang putus akan jatuh diantara projector & receiver,sehingga menghalangi cahaya yang di pancarkan dari projector yg akibatnya membuat micro switch sebagai aktif danmenghentikan mesin.

B.   GearingDiagram Mesin Drawing

Secaragaris besarmesin drawing dapat pada bagi ke dalam tiga bagian primer menjadi berikut:

Bagian ini terdiri daripengantar sliver buat mengatur pergerakkan sliver, roll penyuap untuk menariksliver yg akan disuapkan,sensor buat mendeteksi sliver putus pada daerahpenyuapan & sendok penghantar sliver untuk mengantarkan jalannya sliver agarlebih teratur. Pada wilayah ini wajibdi upayakan sebaik mungkin supaya tidakterjadi draft, sehingga kecepatan bagian atas seluruh bagian yg menghantarkansliver harus siatur mendekati sama. Sebelum sliver memasuki bagian peregangan,sliver di lewatkan melalui sliver guide yg harus diatur sedemikian rupa agarsliver yang berjumlah 6-8 rangkapan dapat saling merapat tetapi nir bertumpuksehingga dihasilkan sliver drawing dengan tingkat kerataan baik.untukmemastikan agar sliver yang pada suapkan selalu dalam jumlah rangkapan permanen, makapada daerah creel dipasang stop motion.bila terjadi putus akan mudah mendteksidan akan dilakukan penyambungan sang operator.

Pada wilayah drafting atauperegangan rangkapam sliver di regangkan (pada draft) oleh pasangan rol-rolperegang yang memiliki kecepatan permukaan yang berbeda. Kecepatan permukaanrol peregangan yang berada di urutan lebih depan selalu lebih cepat dibandingkan kecepatan bagian atas belakangnya.meningkat perbandingankecepatan diantara republika online-rol tadi maka akan membentuk nilaiperegangan  yg lebih akbar danbegitupun kebalikannya.

Daerah peregangan pada mesindrawing antara lain yaitu :

a)   Pasangan republika online-republika online penarik

Penarikkan di rol inibertujuan buat :

ü  Serat-seratdi regangkan satu sama lain.

ü  Serat-seratakan bergeser satu sama lain, sehingga sebagian besarmenurut serat sebagai lurusdan letaknya sejajar kearah sumbu sliver.

ü  Perangkapandari 6 atau 8 buah sliver akan menghasilkan sliver yg lebih rata dan percampuranyang lebih bertenaga.

Besarnya penarikkan antararol depan & rol belakang kira-kira sama dengan banyaknya rangkapan sliveryang di suapkan.